(1)Tujuan Nabi diutus Allah, sebagai ... periode Mekah.[maksudnya?] Nabi diutus oleh Allah sebagai raḥmatan lil-‘ālamīn—rahmat bagi seluruh alam.
(2)Yang tidak termasuk dakwah Nabi secara sembunyi-sembunyi di Mekah.
Dilakukan selama tiga tahun.
Alasan
Penduduk Mekah masih awam dengan tauhid.
Jika disampaikan dengan metode yang salah, bisa-bisa warga Mekah terkejut dan tak mau mengikuti ajarannya.
Cukup beresiko jika langsung disampaikan secara terang-terangan.
Strategi
Nabi berdakwah dari keluarga dan kerabat dekat.
Umat Islam juga melaksanakan salat bersama secara sembunyi-sembunyi.
(3)Pernyataan, bujukan kaum Quraisy terhadap Nabi. Utbah bin Rabiah membujuk:
harta,
kedudukan (pangkat; jabatan),
kekuasaan,
tapi Nabi tetap berpegang teguh untuk menyebarkan Islam.
(4)Langkah Nabi dalam membangun perekonomian masyarakat Madinah.
Mendirikan pasar.
Membuat aturan perekonomian yang adil, tidak memperbolehkan monopoli.
Membebaskan pajak dan upeti para pedagang.
Mendorong produksi pertanian.
Pembagian tugas antara kaum Muhajirin dan Ansar. Kaum Muhajirin yang ahli di perdagangan, dan Ansar ahli dalam bertani.
Mendorong aktivitas ekonomi.
(5)Latar belakang kodifikasi Al-Qur'an Abu Bakar. Banyaknya hafiz yang gugur pada Perang Yamamah, sehingga khawatir Al-Quran akan hilang atau berubah.
(6)Munculnya para ilmuwan, menunjukkan pada masa dakwah Umayyah mengalami. Mengalami kemajuan dibidang ilmu: filsafat, kedokteran, alam, logika.
(7)Pencerminan sikap Umar bin Abdul Aziz. Umar bin Abdul Aziz adalah khalifah kedelapan Dinasti Umayyah, dan memimpin masa keemasan Dinasti Umayyah.
Menegakkan keadilan.
Mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Menghindari korupsi.
Rendah hati.
Memanfaatkan dunia sekadarnya saja (zuhud).
Menahan diri dari yang haram.
Rela berkorban.
Menjaga amanah.
Membangun hubungan erat antara pemerintahan dan rakyat.
(8)Ulama kutubusittah. Kutubusitah atau kutub as-sittaħ (الكتب الستة) adalah buku-buku hadis Rasul yang diriwayatkan oleh enam perawi terkenal:
Al-Bukhāri,
Muslim,
Abū Dāwūd,
At-Tirmiżī,
Ibnu Mājah,
An-Nasā`ī
Kelas 8
(9)Faktor kegemilangan Ṣalāḥuddīn al-Ayūbī, faktor pendidikan. Ṣalāḥuddīn al-Ayūbī adalah pendiri dan khalifah pertama Dinasti Ayyubiyah.
(10)Sifat yang bisa kita contoh dari banyak ilmuwan.
Bersungguh-sungguh dalam belajar.
Berpihak pada kebenaran.
Berpikir kritis.
Menyampaikan ilmunya ke orang lain.
Takut kepada Allah.
Sering salat malam.
Kelas 9
(11)Pedagang muslim yang sungguh membentuk pemukiman.
Barus, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara
Pedagang India (Gujurat), Persia, dan Arab datang ke Indonesia melalui pesisir pantai barat Sumatra di Barus, dengan nama samaran Ta Shih (大食). Lalu, mereka mendirikan kampung Pekojan[?].
Sebentar, Barus di Sumatera Utara, Pekojan di Jakarta, lah?
(12)Islam berkembang di Indonesia melalui jalur.
Perdagangan.
Perkawinan.
Pengajaran.
Tasawuf, pendekatan diri kepada Tuhan.
Kesenian.
(13)Pendiri Samudra Pasai. Meurah Silu, atau Sultan Malik aṣ-Ṣaleh.
(14)Perjanjian Giyanti. adalah perjanjian perdamaian yang membagi Kerajaan Mataram menjadi dua, yaitu Kesunanan Surakarta, dan Kesultanan Yogyakarta. Perjanjian ini ditandatangani pada 13 Februari 1755 di Giyanti, Candimulyo, Magelang, Jawa Tengah.
(15)Dua kerajaan yang hendak menguasai Maluku. Kerajaan Ternate dan Kerajaan Tidore.
(16)Ciri khas pesantren.
Kiai.
Santri.
Masjid.
Asrama.
Kitab klasik.
(17)Peran pondok pesantren.
Pusat kajian Islam.
Pusat pengembangan dakwah.
Institusi atau kelembagaan.
Instrumental.
Sumber daya manusia.
Pusat pelayanan beragama dan moral.
Pusat pengembangan solidaritas dan ukuwah islamiah.
(18)Pesantren semakin berkembang, menunjukkan bahwa. Perkembangan Islam berkembang?
(19)Salah satu bentuk kearifan lokal bernafaskan Islam.
Jalur perdagangan internasional.
Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Indonesia terletak di posisi yang strategis, yaitu jalur perdagangan internasional. Iklim Indonesia juga dipengaruhi oleh kedua faktor tersebut.
(2)Skala peta. Hanya matematika dasar.
(3)Pengaruh keluarga sebagai agen sosialisasi. Keluarga merupakan agen sosial pertama, dalam membentuk kepribadian dan norma sosial.
(4)Disajikan kasus, tentukan bentuk akomodasi yang terjadi. Akomodasi adalah proses penyelesaian konflik perbedaan pendapat. Berikut bentuk-bentuknya.
Koersi (Coercion) Memaksa salah satu pihak agar menyamai pihak lain.
Kompromi (Compromise) Memperoleh kesepakatan di antara dua pihak yang berbeda pendapat.
Arbitrase (Arbitration) Menghadirkan pihak ketiga yang lebih tinggi dan yang netral, dan pihak ketiga ini berhak memutuskan solusi.
Mediasi (Mediation) Menghadirkan pihak ketiga (mediator) untuk bermusyawarah, tapi pihak ketiga ini tidak berhak untuk memutuskan solusi, hanya sebagai fasilitator: membantu komunikasi dan mencapai kesepakatan.
Konsiliasi (Conciliation) Mirip dengan mediasi, tapi pihak ketiga (konsiliator) boleh merekomendasikan solusi.
Toleransi (Toleration) Kedua pihak menyutujui adanya perbedaan pendapat, dan menghargai pendapat yang berbeda itu.
Stalemate Kedua pihak setuju untuk menyelesaikan perselisihan karena kekuatan seimbang, tidak ada kemungkinan maju dan mundur.
Ajudikasi (Adjudication) Menyelesaikan permasalahan melalui jalur hukum.
(5)Disajikan gambar masa megalitikum, tentukan fungsi dari gambar tersebut.
Zaman megalitikum atau zaman batu besar adalah zaman di mana manusia mulai menciptakan benda besar dari batu untuk keperluan. Berikut peninggalannya.
Peninggalan
Bentuk
Fungsi
Kubur batu.
Balok dengan sisi-sisinya terbuat dari batu.
Peti mati.
Sarkofagus.
Kubur batu yang terdapat tonjolan pada ujungnya.
Waruga.
Kubur batu seperti rumah.
Menhir.
Batu besar tegak.
Untuk ritual keagamaan.
Dolmen.
Batu besar yang diletakkan di atas batu-batu kecil
Meja, tempat sesaji.
Punden berundak.
Seperti anak tangga.
Pemujaan arwah nenek moyang.
Arca batu.
Patung berbentuk manusia atau hewan.
Berhala.
(6)Kemampuan seorang wirausahawan (entrepreneur).
(7)Produksi yang dihasilkan oleh kerajaan Islam.
(8)Salah satu tugas dari pelaku ekonomi.
Produsen.
Distributor.
Konsumen.
(9)Langkah dalam mengelola keuangan dengan baik.
(10)Dampak dari permasalahan sosial.
(11)Garis yang membatasi keragaman fauna di Indonesia dengan tepat.
Garis Weber dan Wallace
Garis Wallace dan garis Weber.
(12)Pernyataan dengan mengaitkan letak Indonesia dan pelestarian sumber daya alam.
(13)Cerita tersebut dengan kaitannya mengenai mobilitas yang terjadi.
(14)Disajikan gambar angin darat dan lain, analisis gambar tersebut dengan kaitan aktivitas yang terjadi.
Angin laut bertiup dari laut ke darat pada siang hari.
Angin darat bertiup dari darat ke laut pada malam hari.
(15)Bagaimana proses terjadinya penyebaran agama Hindu di Indonesia dengan tepat.
(16)Latar belakang terjadinya penjelajahan samudra.
Kebutuhan rempah-rempah.
Ajaran bumi bulat.
Pengaruh tulisan Marco Polo.
Kemajuan teknologi.
Gold, glory, gospel.
Jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Usmani membuat jalur perdagangan rempah-rempah ke Eropa terputus, sehingga Eropa mencari jalur baru untuk mendapatkan rempah-rempah.
(17)Tujuan dari munculnya imperialisme modern.
Mencari bahan baku, karena revolusi industri.
Membuka pasar.
Untuk investasi.
(18)Dampak dari terjadinya tanam paksa.
(19)Manfaat dari perdagangan internasional.
(20)Alasan pemerintahan Jepang menjanjikan kemerdekaan untuk Indonesia. Untuk mempertahankan dukungan rakyat di tengah kekalahan mereka di Perang Dunia.
(41PGK)Dua aktivitas kehidupan pada masa praaksara.
Berburu dan mengumpulkan makanan.
Bercocok tanam.
Masa perundagian. Alat dari logam (perunggu atau besi) sudah mulai dibuat.
(42PGK)Dua perubahan masyarakat Indonesia akibat kolonialisme dan imperialisme.
Budaya
Kearifan lokal melemah.
Penyebaran kristen.
Munculnya diskriminasi.
Ekonomi
Terjadinya monopoli.
Sistem tanam paksa.
Sistem pajak.
Politik
Pindah ke tangan Belanda.
Pendidikan
Yang mendapatkan pendidikan hanya elit-elit saja.
(43PGK)Dua dampak positif yang terjadi akibat globalisasi.
Positif
Meningkatnya efektivitas dan efesiensi.
Meningkatnya perekonomian.
Meningkatnya taraf hidup.
Kemudahan komunikasi.
Negatif
Budaya lokal memudar.
Perilaku kebarat-baratan.
Kriminal siber.
Demoralisasi (penurunan moral dan akhlak).
Kenakalan remaja, unrestricted access to the internet.
Kesenjangan sosial ekonomi, dikarenakan ketimpangan pembangunan. Ada beberapa tempat yang belum dapat akses internet.
Pencemaran lingkungan.
Individualisme (memedulikan kepentingan sendiri dibanding bersama).
(46BS)Faktor-faktor yang mendorong kerjaan Samudra Pasai mengalami perkembangan pesat.
Faktor geografis (letak), kerajaan Samudra Pasai terletak di Selat Melaka, yaitu jalur perdagangan internasional.
Faktor ekonomi, karena terletak di jalur perdagangan, tentu saja perdagangan semakin pesat.
(21)Tokoh yang menyampaikan pengertian perubahan sosial.
Maximilian Karl Emil Weber
Perubahan sosial merupakan suatu perubahan situasi dalam kehidupan masyarakat yang ditimbulkan oleh adanya ketidaksesuaian unsur-unsur sosial.
Selo Soemardjan
Perubahan sosial merupakan seluruh perubahan pada lembaga masyarakat yang memengaruhi sistem sosial.
Kingsley Davis
Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat
John Lewis Gillin & John Phillip Gillin
Perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis atau penemuan baru dalam masyarakat.
Samuel S. Koenig
Perubahan sosial menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia.
Robert Morrison Maclver
Perubahan sosial sebagai perubahan dalam hubungan sosial.
William Fielding Ogburn
Perubahan sosial merupakan perubahan pada aspek-aspek kehidupan sosial, seperti kemajuan IPTEK yang sangat berpengaruh terhadap pola pikir masyarakat.
(22)Faktor yang mempengaruhi perubahan sosial.
Perubahan populasi.
Penemuan bari.
Konflik.
Pengaruh budaya luar.
Pemberontakan/revolusi.
Perubahan lingkungan alam.
Peperangan.
(23)Dampak perubahan sosial.
Positif
Peningkatan kesetaraan gender.
Perbaikan kualitas hidup.
Peningkatan pendapatan & kesejahteraan.
Perkembangan pendidikan.
Peningkatan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi.
Inovasi & kemajuan teknologi.
Perbaikan lingkungan.
Negatif
Konflik sosial.
Marginalisasi & ketimpangan sosial.
Perubahan dalam struktur keluarga.
Kesenjangan generasi.
Pengaruh buruk perubahan sosial.
Krisis identitas & nilai.
Ketidakpastian & kecemasan.
(24)Faktor yang mendorong terjadinya globalisasi.
Perkembangan IPTEK—ilmu pengetahuan dan teknologi.
Perdagangan internasional.
Perdagangan bebas.
Urbanisasi (kurang lebih “merantau”).
(25)Sikap masyarakat dalam menyikapi kearifan lokal.
(26)Kelemahan dari sistem barter. If there's no one to trade with, how will you trade?
Basically, tidak ada orang yang bisa barter dengan kita. Atau mereka tidak butuh barang yang kita barter, sedangkan kita butuh.
(27)Jenis uang.
Uang Tunai Uang logam dan uang kertas.
Uang Nontunai Selain uang logam dan uang kertas, seperti kartu, transfer, uang giral (cek giro, telegraphic transfer), dll..
(28)Fungsi uang.
Fungsi Asli Sebagai alat:
tukar (medium of exchange); dan
satuan hitung (unit account).
Fungsi Turunan Sebagai alat:
pembayaran;
penimbun kekayaan; dan
pemindah kekayaan.
(29)Alasan masyarakat memilih pegadaian sebagai solusi yang cepat. Mudah, cepat, tidak perlu rekening.
(30)Pengertian masyarakat jejaring. Masyarakat jejaring atau masyarakat jaringan bisa diartikan sebagai kemampuan masyarakat dalam beradaptasi dan merespons pasar global.
(31)Penyebab kegagalan pemerinatahan masa orde baru.
(32)Indikator kemajuan suatu negara.
Pendapatan domestik bruto (PDB) atau gross domestic product (GDP).
Indeks pembangunan manusia (IPM) atau human development index (HDI) yang tinggi.
Tingkat pengangguran.
Tingkat kemiskinan.
Tingkat harapan hidup (life expectancy).
Tingkat literasi.
Akses ke layanan dasar.
(33)Tentang pendapatan per kapita.
Pendapatan per kapita (per capita income) menunjukkan rata-rata pendapatan yang diperoleh setiap individu di suatu negara dalam satu tahun.
(34)Tentang indikator yang mendukung suatu negara berprediket sebagai negara maju.
(35)Tujuan dibangunnya infratruktur dengan tepat.
(36)Jenis hutan kawasan Asia. Hutan hujan tropis.
(37)Ciri-ciri ras manusia.
Kaukasoid (Caucasian)
Kulit putih.
Rambut terang.
Mongoloid
Kulit kuning kecokelatan (“orange”).
Rambut lurus, hitam.
Mata monolid.
Negroid
Kulit coklat kehitaman.
Rambut keriting, hitam.
Australoid
Berkulit hitam.
Rambut keriting bergelombang.
Mata coklat kehitaman.
(38)Dampak kerja sama antarnegara.
Menjalin persahabatan antarnegara.
Keamanan dan stabilitas.
Pasar yang lebih besar.
(39)Pernyataan yang tepat mengenai organisasi regional dan internasional.
(40)Jenis organisasi internasional.
(44PGK)Dua karakteristik negara maju dengan tepat.
(45PGK)Dua karakteristik dan tantangan lingkungan alam benua Afrika.
Gurun, di Afrika bagian utara (Gurun Sahara) dan barat laut (south-west).
Padang rumput dan hutan tropis, di Afrika bagian tengah.
Danau dan sungai, seperti sungai Nil, di Mesir.
Hutan bakau.
Konservasi satwa liar.
(47BS)Kebijakan perdagangan internasional di bidang impor. Bertujuan untuk mengatur masuknya barang dari luar negeri.
Sabar, ya. Sedang ditik. Bukan ‘diketik’ karena kata dasarnya ‘tik’ bukan ‘ketik’.
At-Ta‘āruf (Perkenalan)
Susunan mubtada` dan khabar.
مُبْتَدَأ + خَبَر
Mubtada` adalah isim yang berfungsi sebagai subjek dalam kalimat. Isim adalah kata benda. Subjek adalah kata benda yang sedang dibicarakan.
Khabar adalah kata-kata yang menjelaskan mubtada` tadi, bisa dibilang seperti adjektiva (kata sifat).
Contohnya sebagai berikut.
أَنَا مَاهِرٌ
Saya pintar.
Contoh diatas memiliki mubtada`-nya انا, dan khabar-nya ماهر.
Nah, انا adalah contoh ḍamīr. Apa itu ḍamīr? Ḍamīr adalah kata ganti persona (pronomina persona), seperti aku, kamu, dia, saya, Anda, engkau, mereka, -nya (bukunya), -mu (ponselmu), kalian, gue, lo, awak, inyo, he, she, it, dan lain-lain. Jenis-jenis ḍamīr akan dijelaskan di bawah.
Berikut contoh lainnya.
هُوَ مُدَرِّسٌ
Dia (seorang) guru.
ذَلِكَ بَيْتٌ وَاسِعٌ
Itu rumah yang luas.
Oh iya, kalimat dengan struktur mubtada` + khabar disebut sebagai jumlah ismiyyah (secara harfiah kalimat kata benda). Dalam kaidah bahasa Indonesia disebut sebagai kalimat nominal.
Dalam kasus ini, kedua mubtada` dan khabar ber-i’rabrafa’, sehingga disebut sebagai isim marfū’.
Apa itu i’rab? I’rab adalah perubahan bentuk kata sesuai perannya di dalam kalimat, dalam kasus yang paling sederhana, perubahan harakat di akhir kata. Ada empat i’rab, yaitu rafa’, naṣab, jar, dan jazm. Tidak sempat saya bahas semua.
Saya akan menggunakan ħ untuk melambangkan ta marbuṭaħ.
Lanjut, ada juga isim isyāraħ, yaitu kata tunjuk. Kata tunjuk terbagi dua, tunjuk dekat dan jauh. Kata tunjuk dekat, seperti “ini”. Kata tunjuk jauk, seperti “itu”.
Ẓaraf
Lanjut lagi, ada ẓaraf. Ẓaraf terbagi dua, yaitu ẓaraf zamān dan ẓaraf makān.
Ẓaraf Zamān
Ẓaraf zamān adalah kata yang menunjukkan keterangan waktu (ber-i’rabnaṣhab).
Contohnya,
الْيَوْمَ
Hari ini.
غَدًا
Besok.
قَبْلَ
Sebelum.
Berikut contoh kalimat dengan ẓaraf zamān.
الْيَوْمَ ذَهَبْتُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ
Hari ini saya (telah) pergi ke sekolah.
Ẓaraf Makān
Makān itu tempat, bukan makan! Ẓaraf makān adalah kata yang menunjukkan tempat, seperti di, di atas, di dalam, di samping, dan lain-lain.
فِيْ
Di (dalam).
تَحْتَ
Di bawah.
عَلٰى
Di atas (menempel); on.
فَوْقَ
Di atas (tidak menempel); above.
بِجَانِبِ
Di samping.
Contohnya kalimat sebagai berikut.
قَلَمٌ عَلَى الطَّاوِلَةِ
(Ada) pena di atas meja.
Macam-Macam Ḍamīr
Berikut sebagian pembagian ḍamīr.
Ḍamīr Munfaṣil
Ḍamīr yang terpisah, atau berdiri sendiri, seperti هو dan انت.
Ḍamīr Muttaṣil
Ḍamīr yang tersambung, baik dengan fi’il maupun dengan isim. Berikut contohnya.
قَرَأْتُ
Saya (telah) membaca.
قَلَمُكَ
Penamu
Fi’il Muḍāri’
Serius perlu kubahas materi ini nih?
Fi’il muḍāri dipakai untuk kata kerja masa sekarang (present) dan masa yang akan datang (future).
Bentuknya adalah
يَفْعلُ
Bentuk-bentuk lainnya tidak saya bahas.
Huruf-Huruf Naṣab
أَنْ
Untuk.
لَنْ
Tidak akan; will not.
لِـ
Untuk.
Fi’il setelah huruf-huruf di atas akan ber-i’rabnaṣab.
Contohnya sebagai berikut.
أُرِيْدُ أَنْ أَذْهَبَ إِلَى غُرْفَةِ نَوْمِيْ
Saya ingin (untuk) pergi ke kamarku.
جِئْتُ لِأَقْرَأَ كِتَابًا
Saya (telah) datang untuk membaca (sebuah) buku.
Lā Nahiyyah dan Lam Nafiyyah
La nahiyyah digunakan untuk larangan, bisa diterjemahkan sebagai “jangan”. Berikut contohnya.
لَا تَجْلِسْ!
Jangan duduk!
لَا تَكُنْ كَسُوْلًا
Jangan (menjadi) malas!
Sedangkan lam nafiyyah digunakan untuk kata “tidak” atau “belum”, atau dalam bahasa Inggris “didn’t”. Lam nafiyyah berfokus pada masa lalu. Berikut contohnya.
لَمْ أَكَلْ شَيْـًٔا
Saya tidak/belum makan apa-apa.
Nah, fi’il setelah lā nahiyyah dan lam nafiyyah ber-i’rabjazm.
Fi’il Amr
Kata kerja perintah, ber-i’rabjazm.
Isim Mauṣūl
Kata ganti penghubung, dapat diterjemahkan sebagai “yang”.
(1)Tonggak sejarah terbentuknya BPUPKI; (2)Perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara; (4)Pengesahan UUD ‘45; (41PGK)Menunjukkan tokoh Pancasila.
Nama resminya adalah BPUPKI, tetapi nama yang lebih umum digunakan adalah BPUPK. Alasannya adalah karena badan ini dibentuk oleh komando Angkatan Darat ke-16 Jepang yang hanya memiliki wewenang di Jawa. Komando Angkatan Darat ke-25 Jepang yang memiliki wewenang di Sumatra baru mengizinkan pendirian BPUPK untuk Sumatra pada 25 Juli 1945. Sedangkan wilayah Kalimantan dan Indonesia Timur tidak diizinkan untuk membentuk lembaga persiapan kemerdekaan.
Dibentuk oleh pemerintah pendudukan balatentara Jepang di Jawa.
Didirikan pada 1 Maret 1945.
Badan ini dibentuk sebagai upaya mendapatkan dukungan bangsa Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan Indonesia.
Diketuai oleh Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat.
Persidangan resmi pertama dilaksanakan pada 29 Mei–1 Juni 1945,
di Chuo Sangi In, Jakarta, (dulunya Volksraad) (sekarang Gedung Pancasila);
bertujuan untuk merumuskan dasar negara, bentuk negara, dan filsafat negara merdeka.
Tiga tokoh utama yang mengusulkan dasar negara.
(29 Mei 1945) Mr. Prof. Mohamad Yamin, S.H..
Peri Kebangsaan;
Peri Kemanusiaan;
Peri Ketuhanan;
Peri Kerakyatan; dan
Kesejahteraan Rakyat.
(31 Mei 1945) Prof. Mr. Dr. Soepomo, dinamakan Dasar Negara Indonesia Merdeka.
Persatuan;
Kekeluargaan;
Keseimbangan lahir batin;
Musyawarah; dan
Keadilan Sosial.
(1 Juni 1945) Ir. Soekarno, dinamakan Pancasila.
Kebangsaan Indonesia.
Internasionalisme dan Peri Kemanusiaan.
Mufakat atau Demokrasi.
Kesejahteraan Sosial.
Ketuhanan Yang Maha Esa.
bila mana diperlukan gagasan Pancasila diperas, bisa menjadi Trisila:
Sosionasionalisme;
Sosiodemokrasi; dan
Ketuhanan Yang Berkebudayaan.
bila diperas lagi menjadi Ekasila, Gotong-Royong.
Di antara masa persidangan pertama dan kedua ada masa istirahat selama sebulan, karena belum ditemukan titik temu kesepakatan pada sidang pertama, dibentuklah Panitia Sembilan yang diketuai oleh Ir. Soekarno.
Setelah perundingan yang berlangsung sulit, pada tanggal 22 Juni 1945 dihasilkanlah rumusan dasar negara yang dikenal sebagai Piagam Jakarta, Jakarta Charter, atau dulu disebut Gentlemen’s Agreement.
Setelah itu, Ir. Soekarno melaporkan hasil kerja mereka kepada BPUPK. Menurut dokumen tersebut, dasar negara Indonesia adalah,
Ketuhanan dengan kewajiban melaksanakan Syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya,
Kemanusiaan yang adil dan beradab,
Persatuan Indonesia,
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan,
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Di masa istirahat itu, ada perundingan tak resmi anggota BPUPK, yang membahas rancangan Pembukaan (Preambule) Undang-Undang Dasar 1945.
Sidang BPUPKI kedua dilaksanakan pada 10–17 Juli 1945, yang membahas wilayah Indonesia, kewarganegaraan Indonesia, rancangan Undang-Undang Dasar, ekonomi dan keuangan, pembelaan negara, serta pendidikan dan pengajaran.
Pada sidang kedua, BPUPK dibagi menjadi panitia-panitia kecil, yaitu Panitia:
Perancang Undang-Undang Dasar, diketuai Ir. Soekarno;
Pembelaan Tanah Air, diketuai Raden Abikusno Tjokrosoejoso; dan
Ekonomi dan Keuangan, diketuai Drs. Mohammad Hatta.
Dibubarkan pada 7 Agustus 1945 karena telah melaksnakan tugasnya, lalu dibentuklah PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) (Jepang (translit.) Dokuritsu Junbi Iinkai).
Tugas PPKI adalah,
meresmikan pembukaan serta batang tubuh UUD ‘45;
mempersiapkan pemindahan kekuasaan dari militer Jepang ke Indonesia; dan
mempersiapkan tata negara untuk Indonesia yang baru merdeka.
PPKI diketuai oleh Ir. Soekarno dan diwakili oleh Drs. Mohammad Hatta.
Pada PPKI terbentuk, keinginan rakyat untuk merdeka semakin memuncak.
Golongan muda pada masa itu menghendaki agar kemerdekaan diproklamasikan tanpa kerja sama dengan Jepang.
Jendral Terauchi menyampaikan kemerdekaan Indonesia akan diberikan oleh militer Jepang adalah pada 24 Agustus 1945.
Dalam sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945:
Mengesahkan UUD ‘45 dan Pancasila.
Mengangkat Soekarno sebagai Presiden dan Hatta sebagai Wakilnya.
Tugas Presiden sementara dibantu Komite Nasional Indonesia Pusat, sebelum dibentuk MPR dan DPR.
Perjanjian luhur bangsa pada waktu mendirikan negara.
Cita-cita dan tujuan bangsa.
(9)Nilai filosofis Pancasila. Sebentar, kenapa warga negara harus percaya dan bertakwa kepada Tuhan (Yang Maha Esa) sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing? Jika kepercayaannya adalah ateisme, bagaimana? Apakah negara mewajibkan warganya untuk beragama? Bukannya beragama adalah hak asasi masing-masing individu? Sebagaimana juga hak untuk tidak beragama.
Hmm …, ada yang salah dengan logika dasar negara ini.
(10, 47BS)Sistem negara kesatuan. Negara kesatuan adalah negara yang diselenggarakan sebagai kesatuan tunggal, di mana pemerintah pusat adalah yang tertinggi.
(11)Teori kedaulatan rakyat. Teori kedaulatan rakyat menyatakan bahwa kekuasaan tertinggi dalam suatu negara berada di tangan rakyat. Teori ini menjadi dasar negara demokrasi.
Ingat tuh! Di tangan rakyat, bukan di tangan pejabat!
(12, 42PGK)Sistem pemerintahan dan kekuasaan negara. Sistem pemerintahan kita adalah presidensial, dengan pemisahan kekuasaan sebagai berikut.
Eksekutif
Melaksanakan undang-undang, kebijakan publik, dan administrasi pemerintahan.
[Contoh] presiden, dan menteri-menteri.
Legislatif
Membuat undang-undang, mengawasi eksekutif, dan mewakili rakyat.
[Contoh] DPR, DPRD, dsb..
Yudikatif
Menafsirkan undang-undang, menegakkan keadilan, dan mengadili hukum.
[Contoh] Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, dan Komisi Yudisial.
(13)Pemerintahan daerah. Terdiri dari elemen-elemen berikut.
Kepala Daerah:
Gubernur (provinsi).
Bupati (kabupaten).
Walikota.
dll..
DPRD.
Perangkat Daerah.
(14, 15)Latar belakang kebangkitan nasional. Kelahiran organisasi Budi Oetomo.
(16)Kongres Pemuda.
Kongres Pemuda I
Dilaksanakan pada 30 April–2 Mei 1926 di Lapangan Banteng, Jakarta.
Diketuai oleh M. Tabrani, dan Soemarmo sebagai wakilnya.
Dibahas:
susunan badan pusat,
gagasan persatuan,
peran perempuan,
peran agama,
peran bahasa
dalam mencapai kemerdekaan Indonesia.
[Hasil:]
Cita-cita Indonesia merdeka adalah cita-cita setiap pemuda Indonesia.
Seluruh perkumpulan pemuda berupaya untuk menompang persatuan pemuda dalam suatu wadah.
Mengakui dan menerima cita-cita persatuan Indonesia.
Kongres Pemuda II
Dilaksanakan pada 27–28 Oktober 1928 di Jakarta.
Diketuai oleh Sugondo Joyopuspito dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPPI).
Membahas pendidikan.
[Hasil:] Ikrar Pemuda, atau dikenal sebagai Sumpah Pemuda.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa darah yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
(20)Literasi digital. Don’t you believe everything that’s said on the internet, don’t even believe what I said right here right now before you fact-check it.
Jangan percaya semua yang ada di internet, malahan jangan percaya dengan yang saya tulis di sini saat ini juga sebelum Anda cek terlebih dahulu, siapa tahu ada penulisan saya yang salah. Pastikan sumber yang Anda lihat itu kredibel dan terpercaya. Jika belum yakin sebuah informasi itu fakta, maka jangan sebarkan dulu. Jika ada hoaks tersebar, beri tahu dengan baik-baik bahwa informasi tersebut hoaks.
Literasi bukan hanya membaca, tapi juga paham apa yang dibaca, bisa menggunakan dan menginterpretasikan informasi yang didapat dengan bermanfaat. Literasi digital adalah kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi di media digital.
(21)Dampak positif dan negatif literasi digital.
(22)Pancasila menurut para ahli.
(23, 43PGK, 48BS)Penerapan dari sila-sila Pancasila.
Ketuhanan Yang Maha Esa
Setiap warga negara berhak menjalankan perintah agamanya masing-masing.
Menghargai perbedaan agama.
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Hak asasi manusia.
Lebih ke nilai-nilai kemanusiaan.
Persatuan Indonesia
Menghargai perbedaan.
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Menyelesaikan masalah dengan musyawarah.
Menghargai hasil musyawarah, walaupun berbeda dengan pendapat masing-masing.
Utamakan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi.
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Berbuat adil tanpa pilih kasih.
Lebih ke nilai-nilai keadilan.
(44PGK)Karakteristik perjuangan sebelum dan sesudah kebangkitan nasional.
(46BS)Sanksi melanggar norma di masyarakat.
Dikucilkan.
Digunjing.
Cancel culture.
Kelas 9
(24)Hubungan Pancasila dengan UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
Dengan UUD 1945, sebagai sumber hukum.
(25)Pasal-pasal yang mengatur NKRI.
(26)Mengaitkan cerita dengan pokok pikiran Pembukaan UUD ‘45.
(27)Hak dan kewajiban; (28, 29)Mengaitkan cerita dengan hak dan kewajiban; (30)Penerapan hak dan kewajiban; (31, 32)Kedudukan hak dan kewajiban.
(33, 34)Bentuk-bentuk penyampaian pendapat.
(35, 36)Tradisi, kearifan lokal, dan budaya.
(37)Mengaitkan gambar tradisi, kearifan lokal, atau budaya.
Hadas adalah suatu peristiwa yang menyebabkan orang harus bersuci, baik dengan berwudu atau mandi besar.
A.1. Hadas Kecil
Berikut penyebab-penyebabnya.
Keluar sesuatu dari kubul (kemaluan depan) atau dubur (kemaluan belakang, atau anus). Seperti kencing dan buang hajat.
Bersentuhan kulit dengan lawan jenis yang sudah balig dan bukan mahram. Jangan bersentuhan kulit dengan lawan jenis, sekalipun itu guru, karena hukumnya haram^. Ingat itu, ya!
Menyentuh kemaluan dengan telapak tangan atau jari. Ada perbedaan pendapat tentang ini, ada yang bilang hadas jika menyentuh dengan syahwat, ada yang bilang menyentuh saja sudah hadas.
Hilang kesadaran, seperti tertidur, mabuk, gila, pingsan.
Untuk menyucikan hadas kecil, harus berwudu.
^ Ada perbedaan pendapat, yang paling umum adalah haram. Ada yang mengecualikan, misalnya kepada orang tua renta yang tak mungkin menimbulkan syahwat, hukumnya boleh. Tapi untuk jaga-jaga, hindari saja berjabat tangan dengan lawan jenis, tak pandang usia.
A.1.i. Wudu
Berikut rukun wudu.
Niat, cukup niat secara mental, tak wajib untuk dilafalkan. Misalnya kamu mau makan apel yang ada di atas meja, saat mau makan, perlukah kamu menyebut, “Saya berniat untuk makan apel yang ada di atas meja”? Tidak perlu, cukup ambil, lalu makan. Sama seperti wudu, cukup berwudu.
Membasuh wajah, batasnya tumbuh rambut hingga dagu, telinga kanan hingga kiri.
Membasuh kedua tangan hingga siku.
Mengusap sebagian kepala, jika memiliki rambut, maka harus rambut yang ada di lingkaran kepala. Jika botak, tetap mengusap kepala.
Membasuh kaki hingga mata kaki.
Tertib, Tak boleh kaki dulu baru muka.
A.2. Hadas Besar
Berikut penyebab-penyebabnya.
Haid, nifas, dan wiladah.
Keluar air mani, baik sengaja maupun tidak sengaja.
Hubungan suami istri.
Meninggal dunia.
Untuk menyucikannya, perlu mandi besar.
A.2.i. Mandi Besar
Berikut syarat sahnya.
Suci dari najis, sebelum mandi besar, pastikan tidak ada najis yang menempel.
Menggunakan air mutlak (air yang suci dan menyucikan) saat mandi.
Pastikan seluruh tubuh terkena air.
Tak ada penghalang antara air dan kulit.
Hanya ada dua rukun mandi besar.
Niat.
Meratakan air ke seluruh tubuh, termasuk sela-sela rambut, lipatan-lipatan kulit, dan lain-lain.
B. Najis
B.1. Najis Mukhaffafaħ (Ringan)
Contohnya air kencing bayi laki-laki yang hanya telah mengonsumsi air susu ibunya. Dan sebagian pendapat mengatakan air mazi termasuk najis mukhaffafaħ.
Cara menyucikannya cukup dengan memercikkan air mutlak pada sesuatu yang terkena najis ini.
B.2. Najis Mutawasiṭaħ (Sedang)
Contohnya sebagai berikut.
Nanah.
Darah.
Kotoran yang berasal dari kubul atau dubur manusia ataupun binatang.
Minuman keras.
Air wadi.
Bangkai, selain bangkai manusia, belalang, atau ikan.
FYI, mayoritas ulama mengatakan air mani tidaklah najis.
Najis ini terbagi dua, yaitu yang tampak dan yang tidak.
B.2.i. Najis ‘Ainiyah (Tampak)
Tampak sifat-sifatnya, yaitu:
warna,
bau, dan
rasa.
Hmm, warna, bau, dan rasa, baikla–. Eh, RASA?!
Cara menyucikannya adalah dengan mencucinya sampai sifat-sifat tersebut hilang semua. Setelah hilang sifatnya, basuh dengan air mutlak.
B.2.ii. Najis Ḥukumiyah (Tak Tampak)
Seperti air kencing yang sudah kering, kerak-keraknya.
Cara menyucikannya adalah membasuh atau mengalirkan air mutlak kepadanya.
B.3. Najis Mugallazaħ (Berat)
Contohnya adalah sesuatu—kotoran, air liur, dan keringat—yang berasal dari anjing atau babi.
Cara menyucikannya, cuci tujuh kali, salah satunya dicampur dengan tanah atau debu.
B.4. Najis Ma’fu (Dimaafkan)
Najis ini tidak perlu disucikan, karena terlalu sedikit, atau tidak bisa dibedakan antara yang terkena najis dan yang tidak.
Contohnya sebagai berikut.
Darah atau nanah yang sedikit.
Bangkai hewan yang tak mengalir darahnya.
Percikan air najis yang sedikit.
Makanan beku yang terkena najis, cukup membuang bagian yang terkena najis.
Makanan cair yang terkena najis, semuanya dihukumi najis, lagian siapa yang mau makan sop campur tai …?
Nanah dan darah dari kudis termasuk najis ma’fu.
C. Salat Fardu
Masa gak tahu? Lagian setiap hari salat lima waktu …, kan?
D. Salat Berjamaah
Salat yang dilakukan bersama-sama, setidaknya dua orang, satu makmum, dan satu imam.
E. Zikir dan Doa
Zikir tidaklah hanya dengan bacaan tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil. Zikir secara bahasa artinya mengingat. Zikir adalah mengingat Allah, dapat dilakukan dengan salat, dan cara-cara lain.
F. Salat Jumat
Berikut syarat wajib salat Jumat.
Muslim.
Balig.
Berakal.
Laki-laki.
Merdeka.
Menetap, bukan musafir.
Tidak ada uzur, seperti sakit.
Berikut syarat sah salat Jumat.
Dilaksanakan secara berjamaah.
Menurut mazhab Syafii, minimal 40 orang yang memenuhi syarat wajib salat Jumat.
Dilaksanakan di area pemukiman penduduk, boleh di lapangan.
Dilaksanakan di waktu Zuhur.
Dilaksanakan setelah dua khotbah Jumat.
Berikut rukun khotbah Jumat.
Mengucapkan hamdalah.
Mengucapkan selawat kepada Nabi.
Pesan untuk meningkatkan ketakwaan.
Membaca satu ayat Al-Qur'an pada salah satu khotbah.
Berdoa memohon ampunan untuk orang-orang beriman pada khotbah kedua, Tak perlu mengangkat tangan pada doa khotbah kedua, cukup dengarkan imam dan simak betul-betul doanya, boleh mengaminkan doa asal tak mengganggu jemaah lain. Kecuali pada doa meminta hujan (istisqa), tetap disunahkan untuk mengangkat tangan.
G. Salat Jamak dan Qasar
Salat jamak dan/atau qasar menjadi boleh jika jarak sudah mencapai 2 marhalah, atau 16 farsakh, atau sekitar 80~90 km.
Marhalah adalah jarak tempuh umumnya seseorang berjalan kaki atau berkuda selama sehari.
Salat jamak dan/atau qasar menjadi afdal jika jarak sudah mencapai 3 marhalah.
Salat qasar menjadi wajib jika waktu salat sudah mepet.
H. Salat dalam Keadaan Tertentu
Salat di pesawat, kapal, dan sebagainya. Salat saat sakit. Salat Khauf (salat saat keadaan perang).
Jika tak mampu salat berdiri, maka duduklah. Tak mampu salat duduk, berbaringlah. Tak mampu juga berbaring? Saatnya disalatkan.
Sumber: saya.
I. Salat Sunah Mu’akkad dan Gairu Mu’akkad
J. Sujud Sahwi, Tilawah, dan Syukur
J.1. Sujud Sahwi
Dilaksakan setelah salat jika lupa, ragu, atau salah dalam melaksanakan rukun salat.
Terbagi dua, sujud sahwi sebelum salam dan setelah salam.
Berikut bacaannya,
سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُوْ
Maha Suci yang tidak tidur dan tidak lupa.
J.2. Sujud Tilawah
Dilaksanakan jika membaca atau mendengar ayat sajdah, di dalam salat maupun di luar.
Wajahku bersujud untuk Yang Menciptakannya, Yang Membentuknya, Yang Membentuk pendengaran dan penglihatannya, dengan kuasa dan kekuatan-Nya, maka Maha Suci Allah, sebaik-baik pencipta.
J.3. Sujud Syukur
Sesuai namanya, dilakukan sebagai bentuk syukur kepada Allah.
Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (kuasa) Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
K. Zakat
K.1. Zakat Fitrah
Satu-satunya sedekah yang wajib.
Berikut rukun zakat fitrah.
Niat.
Pemberi zakat (muzakkī).
Penerima zakat (mustahik).
Fakir.
Miskin.
Amil zakat.
Harta yang dizakatkan.
K.2. Zakat Mal
Umumnya 2,5%. Telah mencapai nisab dan haul (umumya setahun).
L. Puasa
Syarat wajib puasa Ramadan sebagai berikut.
Islam.
Balig.
Berakal.
Sehat.
Mampu.
Menetap (tidak musafir).
Suci dari haid dan nifas.
Berikut syarat sah puasa.
Niat.
Suci dari haid dan nifas.
Berakal.
Telah masuk waktu puasa.
Berikut rukun puasa.
Niat.
Menahan diri dari subuh hingga magrib, meliputi:
makan dan minum,
senggama,
mengeluarkan air mani dengan sengaja,
haid,
nifas,
murtad.
FYI, mimpi basah di tengah puasa tidak membatalkan puasa, tetapi tetap harus mandi besar jika ingin salat.
Berikut hari-hari diharamkan berpuasa.
Hari raya Idulfitri dan Iduladha.
Hari-hari tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijah).
Berikut puasa-puasa sunah.
Puasa Senin Kamis.
puasa Daud.
Puasa Ayyāmul-Biḍ
Puasa Arafah.
Puasa Syawal.
Puasa Asyura.
M. Sedekah, Hibah, dan Hadiah
Hukum ketiga-tiganya sunah.
M.1. Sedekah
Diberikan kepada orang yang membutuhkan.
M.2. Hibah
Pemberian harta secara sukarela.
M.3. Hadiah
Pemberian barang dengan tujuan penghormatan atau penghargaan, seperti lomba atau pencapaian lainnya.
Selain unta, seperti sapi, kambeng, unggas, kelinci.
Hewan dibaringkan.
Gairu Maqdūr ‘Alaih
‘Aqar
Dilakukan jika hewan semulanya jinak jadi liar.
Dilakukan dengan menembak, memanah, menombak (dll.) pada bagian manapun dengan alat apapun kecuali yang berasal dari tubuhnya—seperti gigi, tulang, kuku, dll.—sehingga mengeluarkan darah dan mempercepat kematian hewan tersebut.
Ṣaid
Dilakukan untuk hewan liar.
Cara sama seperti عقر.
Pastikan mati disebabkan kehabisan darah karena dilukai, bukan karena terjatuh, tertimpa, dll..
Disunahkan dengan alat yang tajam.
Berikut syarat penyembelihan hewan.
Penyembelihan
Orang yang Menyembelih
Beragama Islam atau Ahli Kitab.
Mumayyiz.
Berakal sehat.
Mampu (bisa) untuk menyembelih.
Hewan Sesembelihan
Masih hidup
Halal
Alat Menyembelih
Alat apa saja kecuali benda yang terbuat darinya—seperti gigi, tulang, dan kuku.
R. Kurban
Kurban adalah penyembelihan hewan ternak yang memenuhi syarat tertentu pada waktu tertentu dengan niat mendekatkan diri kepada Allah ﷻ.
Pembagiannya adalah sepertiga untuk orang berkurban, sepertiga untuk orang yang disukai, sepertiga untuk fakir miskin.
S. Akikah
Menurut istilah fikih, akikah adalah menyembelih hewan ternak—berupa kambing atau domba—berkenaan dengan kelahiran anak, sebagai bukti rasa syukur kepada Allah ﷻ.
T. Jual Beli dan Khiyar
U. Qiraḍ
V. Riba
Riba Nasī‘ah adalah penundaan pembayaran dalam tukar menukar barang sejenis atau berlainan jenis; atau tambahan pada utang-puitang sebagai imbalan penundaan pembayaran (tempo).
Riba Faḍl adalah tukar menukar dua barang yang sejenis dengan melebihkan timbangan atau jumlah salah satu barang.
Riba Qarḍ adalah tambahan atas suatu pinjaman yang disyaratkan oleh pemberi utang kepada yang berutang.
Riba Yad adalah keuntungan dari proses jual beli karena berpisahnya penjual dan pembeli dari tempat akad sebelum serah terima dilakukan.
Hukum riba adalah haram.
W. ‘Ariyah
Adalah pinjam meminjam. Hukum meminjam adalah mubah, hukum meminjamkan adalah sunah.
X. Wadi’ah
Adaalah titip menitip. Hukum menitip adalah mubah, hukum menerima titipan adalah sunah.
Y. Hutang Piutang
Akad untuk pemberian barang dengan perjanjian akan dikembalikan dengan nilai yang sama.
Z. Gadai
AA. Hiwālaħ
AB. Sewa Menyewa
AC. Upah
AD. Pemulasaran Jenazah
Memandikan Jenazah
Bersihkan dari najis.
Bersihkan isi perut.
Siram perlahan dari kepala lalu kanan, lalu kiri.
Jumlah basuhan 3 kali, atau 5 kali; basuhan terakhir menggunakan wewangian atau air kapur barus.
Mewudhukan jenazah
Keringkan jenazah dari atas ke bawah menggunakan handuk yang halus.
Mengepang ramput perempuan menjadi tiga kepangan.
Wajib berwudhu bagi yang memandikan, dan dianjurkan mandi setelah memandikan.
Mengafani Jenazah
Laki-Laki
Sediakan 3 lembar kain.
Bentangkan dengan disusun tiga lapis.
Kain paling lebar diletakkan di bawah.
Setiap lembar disapu dengan wangi-wangian.
Sediakan tali pengikat sebanyak 3, 5, atau 7 yang diletakkan di bawah kain kafan.
Sediakan kapas yang disapu dengan wewangian untuk menutup:
Kemaluan.
Wajah.
Kedua mata.
Kedua lubang hidung.
Kedua telinga.
Kedua siku tangannya.
Kedua tumitnya.
Dahi.
Kedua telapak tangan.
Kedua lutut.
Jari-jari kedua kaki.
Ketiak.
Belakang kedua lutut.
Balakang kedua telinga.
Angkat mayat dengan hati-hati, lalu baringkan di atas kain kafan.
Selimutkan kain kafan dari lembar yang teratas sampai terbawah. Lalu, ikatlah dengan tali kain yang disediakan, sebanyak 3 atau 5 ikatan.
Perempuan
Sediakan 5 lembar kain.
Bentangkan dengan disusun dan kain yang paling lebar dibawah.
Kain kafan lembar ke-4 digunakan untuk bagian perut ke bawah.
Kain kafan lembar ke-5 digunakan untuk kerudung/penutup kepala sampai dada.
Setiap lembar kain disapu dengan wewangian.
Sediakan tali pengikat sebangak 3, 5, atau 7 yang diletakkan di bawah.
Angkat mayat dengan hati-hati, lalu baringkat di atas kain kafan yang sudah disusun.
Sediakan kapas untuk bagian:
Dahi.
Wajah.
Kedua mata.
Kedua lubang hidung.
Kedua lubang telinga.
Belakang kedua telinga.
Kedua telapak tangan.
Kedua siku.
Ketiak.
Bagian dada sampai buah dada.
Dubur dan kemaluan.
Kedua lutut.
Belakang kedua lutut.
Kedua tumit.
Jari-jari kedua kaki.
Menyalati Jenazah
Menguburkan Jenazah
2 atau 3 orang masuk ke liang lahat.
2 atau 3 orang mengambil jenazah dari keranda dan menyerahkan kepada orang yang berada di liang lahat.
Jenazah diturunkan dari arah kaki dulu.
Di dalam liang lahat, jenazah dimiringkan ke arah kiblat dengan kepala di sebelah utara.
Jenazah diganjal dengan tanah dengan jumlah 3, 5, atau 7 gumpalan; agar tak mudah terguling.
Agar jenazah tidak langsung tertimpa timbunan tanah, di atas jenazah diberi kayu.
Tali-tali kain kafan dilepas.
Wajah dan jempol kaki jenazah menempel ke dinding tanah sebelah barat, serangkan pipi dan telinga kanan jenazah menempel ke tanah bagian bawah.
Larangan dalam Menguburkan Jenazah sebagai berikut.
MENEMBOK KUBURAN.
Duduk/bermain di atas kuburan.
Membuat rumah di atas kuburan.
Menjadikan kuburan sebagai masjid.
Membongkar kuburan, kecuali jika ada kesalahan saat menguburkan, atau jasadnya telah hancur dan makan tersebut akan digunakan untuk kepentingan umum.
Dilarang menyembah kuburan.
Dilarang meminta doa kepada kuburan, sekalipun ke makam tokoh agama, yang butuh doa itu yang mati, bukan KAU. Hanya Allah-lah yang berhak disembah, bukan kuburan!
عن أبي هريرةَ، عن النبيّ ﷺ قال «لَمَّا خَلَقَ اللّٰهُ الْخَلْقَ كَتَبَ فِيْ كِتَابِهٖ—هُوَ يَكْتُبُ عَلَى نَفْسِهٖ، وَهُوَ وَضْعٌ عِنْدَهٗ عَلَى الْعَرْشِ—إِنَّ رَحْمَتِيْ تَغْلِبُ غَضَبِيْ.»
Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ berkata, “Ketika Allah menciptakan makhluk-Nya, Dia menulis dalam kitab-Nya—Dia menulis tentang diri-Nya, yang kitab itu terletak di sisi-Nya di atas ‘Arsy—“Sesungguhnya rahmat-Ku lebih mengalahkan kemurkaan-Ku.”
عن أبي هريرةَ, عن رسول لله ﷺ قال «مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَمَا زَادَ اللّٰهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا وَمَا تَوَاضَعَا أَحَدٌ لِلّٰهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللّٰهُ.»
Dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ berkata, “Bersedekah tidak mengurangi harta, Allah tidak menambah ampunan seorang hamba kecuali dengan kemuliaan, dan tidaklah seseorang memiliki sifat tawaduk karena Allah kecuali Allah akan meninggikannya.”
Kedua dalil tersebut sama-sama menjelaskan keutamaan bersedekah—seperti balasan surga bagi yang bersedekah—dan balasan bagi orang bakhil. Tidak hanya bersedekah, tapi juga berbuat baik, rendah hati, dan saling menolong antarsesama.
(3b)Sikap yang sesuai dengan QS. al-Lail (92): 1–11 dan HR. Muslim dari Jabir bin Abdullah.
Dari Jābir bin Abdullah, bahwa Rasulullah ﷺ berkata, “Berhati-hatilah kalian terhadap kezaliman karena kezaliman itu adalah kegelapan-kegelapan di hari Kiamat. Dan berhati-hatilah kalian terhadap sifat kikir karena kekikiran itulah yang telah membinasakan orang-orang sebelum kalian. Kekikiran itu mendorong mereka menumpahkan darah dan menghalalkan kehormatan mereka.”
Sikap yang sesuai adalah tidak pelit, jika bisa menolong maka tolonglah. Jangan sampai perbuatan menghitung-hitung harta dapat menghalangimu untuk mengeluarkannya di jalan Allah ﷻ.
(4)Mad tabii, mad wajib, dan mad jaiz. Yang akan kusampaikan di bawah adalah ilmu tajwid dasar, masa sudah SMP belum bisa mengaji. Pada mushaf Indonesia ditulis sebagai berikut.
Mad Ṭabī’ī (المدّ الطَبِيْعِيّ)
2 harakat, tidak boleh lebih, tidak boleh kurang!
Terjadi apabila:
huruf berharakat fathah (ـَ) bertemu alif (ا);
huruf berharakat kasrah (ـِ) bertemu ya berharakat sukun (ـيْ); dan
huruf berharakat damah (ـُ) bertemu wau berharakat sukun (ـوْ).
Contoh:
اِيَّاكَ نَعْبُدُ واِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ
Pada lafal اِيَّاكَ (`iyyāka)
Mad (Wajib) Muttaṣil (المد الوَاجِب المُتَّصِل)
5 harakat, tidak boleh lebih, tidak boleh kurang! Baca Al-Qur'an jangan berlebihan kali nadanya, jangan terlalu panjang.
Terjadi apabila:
Mad tabii bertemu dengan hamzah qaṭa` (قَطْأ)—seperti أ، إ، ؤ، ئ، ء—di satu kata. Bedakan hamzah qaṭa`, hamzah waṣal, dan alif!
Ditandai dengan ۤ.
Contoh:
وَالسَّمَاۤءِ ذَاتِ الْبُرُوْجِ
Pada lafal وَالسَّمَاۤءِ.
Mad (Jā`iz) Munfaṣil (المد الجَائِز المُنْفَصِل)
2 harakat atau 5 harakat, pilih satu, jangan ganti-ganti dalam satu pembacaan.
Terjadi apabila:
Mad tabii bertemu dengan hamzah qaṭa` (قَطْأ)—seperti أ، إ، ؤ، ئ، ء—setelahnya.
Ditandai dengan ٓ.
Contoh:
اِنَّآ اَنْزَلْنَاهُ فِيْ
Pada lafal اِنَّآ bertemu dengan اَنْزَلْنَاهُ.
(5)Kandungan dan perilaku yang sesuai dengan QS. az-Zumar (39): 53 dan QS. al-Baqarah (2): 153.
Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa-dosa. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Kedua ayat tersebut membicarakan tentang sifat pantang menyerah, tidak putus asa, dan optimis. Jika sedang ada masalah, pasti masalah itu bisa diselesaikan, dengan cara yang baik.
Agak geram saya melihat banyak orang Indonesia yang masih belum bisa menulis dengan baku. Baku di sini bukan bermakna formal, tetapi sesuai tata letak ejaan bahasa Indonesia.
Banyak orang yang mengetik tanpa tanda baca. Tentu hal tersebut menyulitkan pembaca. Ingat, baku tak harus kaku! Gunakan bahasa yang mudah dipahami agar lawan bicaramu paham.
Bahasa Indonesia itu indah, lo.
Teks Deskripsi
Teks deskripsi menggambarkan, memaparkan, menguraikan suatu objek dengan jelas dan terperinci, seolah-olah pembaca bisa mencitrakan objek tersebut secara langsung.
Berikut struktur teks deskripsi.
Deskripsi Umum. Penjelasan singkat, secara keseluruhan, sebagai pendahuluan atau introduksi kepada objek.
Deskripsi Bagian. Penjelasan yang lebih terperinci, yang melibatkan pancaindra, seperti bentuk, warna, tekstur, dan lain-lain.
Simpulan atau Kesan. Kesan penulis terhadap objek yang dibahas.
Ada beberapa jenis paragraf berdasarkan letak ide pokok.
Deduktif: Di awal.
Induktif: Di akhir.
Campuran: Di awal dan akhir.
Ineratif: Tersebar.
Teks Prosedur
Teks prosedur menjelaskan cara dan proses (prosedur) suatu aktivitas, mencakup proses membuat, melakukan, dan lain-lain.
Berikut struktur teks prosedur.
Pendahuluan atau Tujuan. Mengenalkan apa yang ingin dijelaskan prosesnya.
Alat dan Bahan.
Langkah-Langkah.
(Penutup).
Teks Berita
Teks berita menjelaskan informasi atau kabar tentang suatu peristiwa, terkait apa, di mana, siapa, kapan, mengapa, dan bagaimana.
Bedanya dengan teks eksplanasi, teks berita lebih bersifat informatif, menyampaikan kabar. Sedangkan teks eksplanasi bersifat analitis.
Berikut struktur teks berita.
Orientasi.
Peristiwa.
Sumber.
Surat Menyurat
Hmh, sekolahku aja gak bisa menulis surat dengan baku. Jangankan sekolahku, surat resmi Kemenag juga gak baku. Ajarin dong mereka sastra, jangan kami doang ….
Saya membaca surat yang mereka edarkan dengan geram, “Yang nulis profesional gak sih?” tanyaku. Kenapa bahasa Indonesia begitu asing pada warga-warganya sendiri?
(9)Menulis alamat (penerima) surat dengan baik. Ck, susah kali cari penulisan yang benar, beda-beda sumber beda-beda pula. Judulnya “Cara Menulis Alamat Surat dengan Benar”, tapi penulisan alamatnya salah, gimana nih.
Yth. Kepala Sekolah MTsN 1 Kota Pekanbaru Jalan Amal Hamzah Nomor 1 Cinta Raja, Sail Pekanbaru, Riau 28131
Yth. Dr. Bagus Prasasta, S.Si. CV Marbun Hakim Tbk Jalan Kayu Manis Nomor 5 Sidomulyo Timur Marpoyan Damai Pekanbaru, Riau 28289
Teks Laporan
Teks laporan memberi tahu informasi terkait hasil observasi, analisis, dan lain-lain. Ditulis sebagai pertanggungjawaban penulis terhadap apa yang telah dilaksanakan atau diteliti.
Struktur umumnya sebagai berikut.
Pendahuluan.
Isi.
Penutup.
Teks Laporan: Hasil Observasi
Teks laporan hasil observasi (sesuai namanya) menjelaskan hasil pengamatan suatu objek. Teks laporan bersifat objektif.
Bedanya dengan teks deskripsi, teks laporan hasil observasi lebih memaparkan fakta dan data sesuai pengamatan, disampaikan apa adanya. Sedangkan teks deskripsi lebih memfokuskan pancaindra kepada pembaca, dan memungkinkan pendapat penulis di dalamnya.
Berbeda-beda sumber mengatakan beda-beda struktur.
Iklan, Slogan, dan Poster
Artikel Ilmiah Populer
Artikel ilmiah populer menjelaskan hasil penelitian dengan gaya bahasa yang mudah dicerna, dengan cara yang menarik, dan topik yang sedang populer.
Strukturnya mirip dengan laporan.
Pendahuluan.
Isi.
Penutup.
Karya Fiksi
Unsur-unsur karya fiksi terbagi dua, yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik.
Unsur intrinsik adalah unsur yang ada di dalam cerita, mencakup tema, latar, alur, tokoh, penokohan, dan lain-lain. Sedangkan unsur ekstrintik adalah unsur luar yang memengaruhi cerita, seperti latar belakang penulis (asal, pengalaman, dan lain-lain).
Berikut struktur teks (bisa dalam bentuk lain, seperti game, film, dan lain-lain) cerita fiksi.
Orientasi. Perkenalan terhadap tokoh, latar, alur, dan unsur-unsur intrinsik lainnya.
Konflik. Mulailah rangkaian permasalahan. Masalah-masalah mereka bertambah. … Dan akhirnya sampai di titik klimaks, puncak konflik di dalam cerita.
Resolusi. Berisi akhir konflik, bagaimana cerita berakhir. Bahagia? Sedih? Menggantung? Tergantung penulis. Terkadang masalah selesai dengan baik, dan cerita berakhir bahagia. Ataupun antagonis yang menang, dan cerita berakhir sedih. Atau bahkan masalah selesai dengan ambigu?
Koda. Berisi akhir cerita, biasanya berupa amanat, pesan, atau pelajaran yang ingin disampaikan penulis.
Teks Ulasan
Teks ulasan (atau resensi) berisi penilaian dan komentar terhadap suatu karya sastra.
Berikut strukturnya.
Identitas Karya. Penulis, judul, penerbit, dan tahun terbit.
Orientasi.
Sinopsis dan Tafsiran.
Evaluasi. Berisi pendapat pengulas.
Ringkasan atau Kesimpulan. Bisa berisi saran untuk penulis karya.
Teks Pidato
Teks pidato berisi ungkapan, pemikiran, gagasan, atau ide yang hendak disampaikan di khalayak umum. Teks ini dapat bersifat persuasif.
Berikut strukturnya.
Pembukaan. Berisi salam pembuka, salam penghormatan, dan kata pengantar. Jangan lama-lama basa-basinya!
Isi.
Penutup. Mencakup kesimpulan, ajakan, dan salam penutup.
Teks Rekon
Teks rekon menjelaskan peristiwa yang terjadi di masa lalu, biasanya pengalaman penulis pribadi. Teks ini disampaikan secara kronologis, mulai dari awal hingga akhir.
Berikut strukturnya.
Orientasi. Pengenalan terhadap cerita, terkait siapa, apa, kapan, dan di mana.
Urutan Peristiwa.
(Reorientasi.) Dapat berisi refleksi penulis.
Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi menjelaskan (explain) suatu peristiwa, terlebih lagi tentang sebab dan akibat peristiwa tersebut.
Berikut strukturnya.
Identifikasi Fenomena. Perkenalan terhadap objek pembahasan.
Rangkaian Kejadian.
Ulasan atau Interpretasi. Dapat memuat pendapat penulis.
Teks Argumentasi
Teks argumentasi berisi ide, gagasan, atau pendapat penulis disertai alasan yang berdasar pada fakta dan data yang tersedia.